Sejak saat itulah saya mengaplikasikan "Act and Say Game" nama pemberian saya untuk permainan pengajaran kosakata yang terinspirasi dari Game Master Quiz.
Berikut adalah langkah-langkah sebelum dilakukannya permainan tersebut:
1. Presentation in dialogue
Siswa membaca dan mendengarkan dialogue yang mengandung beberapa kata yang akan diajarkan. Namun, sebelumnya dilakukan brainstorming tentang dialog itu (Who, Where, What, etc) dengan melihat gambar pada dialog. Pada tahap ini, siswa diperkenalkan bagaimana kata yang akan diajarkan digunakan dalam kalimat tapi belum ada exposure terhadap hal itu. Biasanya, agar siswa mencoba mengucapkannya bersama kalimat, siswa role-play dialog tersebut secara bergantian.
2. Introduction to New Vocabularies
Kosakata-kosakata baru yang akan diajarkan diperkenalkan kepada siswa dengan menyebutkannya sambil menunjukkan tulisan dan gambar (yang mewakili) nya. Siswa diminta untuk listen and say.
3. Act them out
Pada tahap ini, guru meminta siswa menyebutkan kembali kata-kata tadi sambil guru memperagakan gerakan (yang mewakili) kata-kata tersebut. Lalu, siswa diminta untuk menyebutkan kata-kata tersebut sambil memperagakannya.
4. Play the Game
Setelah yakin siswa mulai engaged yakni mereka terlihat seperti telah mendapati (hafal) beberapa kata tersebut, mainkan permainan "Act and Say". Minta mereka untuk hompimpah untuk memutuskan orang pertama, kedua, dan seterusnya. Biasanya, saya meminta mereka untuk menyanyikan lagu bahasa Inggris yang telah diajarkan atau yang telah mereka hafal ketika hompimpah daripada mereka menyanyi "Hompimpah ... nek Ijah pake baju rombeng.."
Setelah diputuskan siapa orang pertama, kedua dan seterusnya. Minta siswa untuk berbaris berbanjar menghadap suatu arah. Siswa paling belakang, ditunjukki gambar dan tulisan salah satu kosakata yang sedang diajarkan. Siswa ini kemudian mencolek teman di depannya dan memperagakan kata yang tadi dilihatnya. Siswa kedua ini kemudian mencolek teman yang di depannya dan memperagakan apa yang diperagakan siswa sebelumnya (dengan harapan siswa kedua dan ketiga paham apa yang sedang diperagakan terutama ingat kata dalam bahasa Inggrisnya). Hal itu dilakukan terus sampai siswa paling depan. Setelah siswa yang baris di paling depan memperagakan, siswa tersebut diminta untuk menyebutkan. Jika siswa tersebut tidak dapat menyebutkan, siswa di belakang yang menyebutkannya, dan seterusnya.
Jika kata pertama berhasil disebukan, siswa paling belakang pindah ke paling depan sehingga kini giliran siswa kedua yang ditunjukki gambar dan tulisan kata yang lain. Begitu seterusnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar